Entri Populer

Minggu, 29 Januari 2012

Pengkondisian Hukum Ikhtilat dan Khalwat

Tiga hal yang selayaknya perlu dipertimbangkan dalam pergaulan adalah adalah ikhtilat, khalwat, dan status manusia sebagai makhluk sosial. Mengapa saya memasukkan status manusia sebagai makhluk sosial dalam hal ini? Karena status manusia sebagai makhluk sosial nyaris membuat tidak mungkinnya manusia benar – benar bebas dari ikhtilat dan khalwat yang telah begitu jelas larangannya. Maka dari itu sesungguhnya, dari pemahaman saya sejauh ini, Islam telah mengaturnya dalam hukum ikhtilat dan khalwat, serta pengkondisiannya terkait manusia sebagai makhluk sosial (silaturrahim, musyawarah, dll). Sinkronisasi dari ketiga hal ini cukup membuat saya bimbang dalam 2 tahun terakhir ini. Uraian di bawah ini merupakan pemahaman yang saya peroleh hari ini dari sinkronisasi ketiga hal di atas. Afwan jika terdapat banyak kesalahan yang dikarenakan masih lemahnya ilmu ini,
1.                  Ikhtilat
Ikhtilat dapat kita artikan campur baur antara laki – laki dan perempuan non muhrim. Hukum – hukum mengenai ikhtilat di antaranya terdapat pada:
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila telah mengucapkan salam sebagai akhir shalatnya, maka para wanita yang ikut hadir dalam shalat berjamaah bersama beliau segera bangkit meninggalkan masjid pulang kembali ke rumah mereka. Sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap diam sebentar di tempatnya sebelum beliau bangkit.”
Perawi hadits ini berkata, “Kami memandang –wallahu a’lam– Rasulullah berbuat demikian agar para wanita telah pulang semuanya meninggalkan masjid sebelum ada seorang lelakipun yang mendapati/bertemu dengan mereka” (HR. Al-Bukhari no. 870)
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak, tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu , dan Allah tidak malu yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu kepada mereka, maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti Rasulullah dan tidak mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar di sisi Allah” (Al Ahzab : 53) ; [Meskipun konteks ayat ini membicarakan para umahatul mukminin, tetapi sudah maklum dan ma’fum dipahami, hukum ayat ini tentunya berlaku untuk semua kaum muslimah]
Diriwayatkan oleh Nabhan bekas hamba Ummu Salamah, bahwa Rasulullah s.a.w. pernah berkata kepada Ummu Salamah dan Maimunah yang waktu itu Ibnu Ummi Maktum masuk ke rumahnya. Nabi bersabda: pakailah tabir . Kemudian kedua isteri Nabi itu berkata, Dia itu buta! Maka jawab Nabi, Apakah kalau dia buta, kamu juga buta? Bukankah kamu berdua melihatnya?
2.                   Khalwat
“Janganlah seorang lelaki berduaan dengan seorang perempuan, kecuali disertai mahramnya.” (HR Bukhari)
Hadist di atas merupakan hukum untuk khalwat. Nah, lantas bagaimana prinsip khalwat itu sendiri? Apakah sms/chatting/tweet/dll yang bisa saja kita lakukan dengan non muhrim merupakan khalwat/ikhtilat, kan tidak bertemu langsung? Ya, sms memang tidak bertemu langsung, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa hal ini menjadi tabir dalam komunikasi non muhrim. Fungsi tabir ini insyaAllah dapat membebaskan dari ikhtilat. Namun hal di atas dapat saja terkena hukum khalwat apabila kedua belah pihak tanpa mahram yang menemani (mengawasi). Akan tetapi, penggunaan media ini dapat dipertimbangkan dalam pengkondisian ikhtilat dan khalwat dalam situasi khusus terkait manusia sebagai makhluk sosial.
3.                   Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Mengikuti secara saklek hukum ikhtilat dan khalwat hampir tidak mungkin dalam kehidupan ini. Tuntunan menggunakan tabir  untuk mengatasi ikhtilat dapat dilakukan apabila dalam ruangan, namun bagaimana dalam keadaan lain semisal di pasar? Oleh karena itu, ulama menyepakati bahwa tabir ini dapat diumpamakan sebagai jarak. Selain itu ada hal – hal yang harus dipertimbangkan agar penjagaan ini tidak menjadi berlebihan dimana dikhawatirkan justru jadi meninggalkan kemaslahatan dan memperbanyak mudharat itu sendiri sementara kita telah mengetahui manusia sebagai makhluk sosial yang tidak mungkin hidup sendiri. Makan dapat dikatakan ada hal – hal khusus terkait ikhtilat dan khalwat yang masih dapat kita pertimbangkan dengan rahmat akal yang telah Ia berikan pada kita, diantaranya silaturrahim, kondisi mendesak, dan hal – hal lain yang dapat dipertimbangkan akan memiliki maslahat lebih atau dapat menimbulkan kemudharatan jika diabaikan.
“Adalah Nabi saw. setiap kali lewat di dekat Ummu Sulaim, beliau singgah menemuinya.” (HR Bukhari).
Hadist ini menunjukkan suatu silaturrahmi dalam persahabatan Rasulullah, dimana dapat menjadi dasar pengkondisian hukum ikhtilat/khalwat. Kejadian ini juga berlangsung setelah turunnya ayat hijab.
Ada seorang wanita punya persoalan yang mengganjal pikirannya. Dia [menemui Nabi saw. lalu] berkata, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ada perlu denganmu.” Nabi saw. menjawab, “Wahai Ummu Fulan! Pilihlah jalan mana yang kamu inginkan, sehingga aku bisa memenuhi keperluanmu!” Kemudian beliau pergi bersama perempuan itu melewati satu jalan sampai keperluannya selesai. (HR Muslim)
Sehingga dapat dikatakan bahwa silaturrahmi adalah baik, hal – hal yang perlu dipertimbangkan maslahat dan mudharatnya juga jangan dipandang sempit (diskusi, sharing, dll),  yang penting adalah hal yang dilakukan tidak menimbulkan kesia – siaan (terdapat larangan memperpanjang percakapan apabila telah selesai yang mana terdapat dalam surah Al Ahzab) dan tetap waspada.
Di antara kewaspadaan tersebut adalah,
“‘Awaslah kalian masuk ke tempat wanita.’ Seorang pria Anshar bertanya, ‘Wahai Rasulullah! Bagaimana dengan ipar [dan semisalnya dari kalangan kerabat suami, seperti anak paman dan lainnya]?’ Beliau menjawab, ‘Ipar itu maut.’” (HR Bukhari dan Muslim)
“Janganlah seorang lelaki berduaan dengan seorang perempuan, kecuali disertai mahramnya.” (HR Bukhari)
"Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh." (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menundukkan pandanganya, dan menjaga kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS : An Nuur: 30).
Wahai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab: 32); [tidakkah istri Nabi merupakan sebaik – baiknya pedoman kaum muslimah? Maka selayaknya diikuti J]
Keseimbangan adalah hal  yang sangat diperlukan dalam mengimbangi hukum hijab ini, yaitu tetap meninjau maslahat/mudharat suatu perkara dan tidak melepaskan adab – adab yang telah dituntun dalam islam untuk menyempurnakan kemaslahatannya. Suatu hadist yang menunjukkan akibat sikap yang berlebihan terhadap pandangan suatu penjagaan dapat dilihat pada,
“Dari Ibnu Abbas r.a., ia berkata: Nabi saw. mengirim satu pasukan [shahabat], lalu mereka memperoleh rampasan perang yang di antaranya terdapat seorang tawanan laki-laki. [Sewaktu interogasi], ia berkata, “Aku bukanlah bagian dari golongan mereka [yang memusuhi Nabi]. Aku hanya jatuh cinta kepada seorang perempuan, lalu aku mengikutinya. Maka biarlah aku memandang dia [dan bertemu dengannya], kemudian lakukanlah kepadaku apa yang kalian inginkan.” Lalu ia dipertemukan dengan seorang wanita [Hubaisy] yang tinggi berkulit coklat, lantas ia bersyair kepadanya, “Wahai dara Hubaisy! Terimalah daku selagi hayat dikandung badanmu! Sudilah dikau kuikuti dan kutemui di suatu rumah mungil atau di lembah sempit antara dua gunung! Tidak benarkah orang yang dilanda asmara berjalan-jalan di kala senja, malam buta, dan siang bolong?” Perempuan itu menjawab, “Baiklah, kutebus dirimu.” Namun, mereka [para shahabat itu] membawa pria itu dan menebas lehernya. Lalu datanglah wanita itu, lantas ia jatuh di atasnya, dan menarik nafas sekali atau dua kali, kemudian meninggal dunia. Setelah mereka bertemu Rasulullah saw., mereka informasikan hal itu [dengan antusias] kepada beliau, tetapi Rasulullah saw. berkata [dengan sindiran tajam]: “Tidak adakah di antara kalian orang yang penyayang?” (HR ath-Thabrani dalam Majma’ az-Zawâid 6: 209)

Wallahu a’lam bissawab.

Sabtu, 26 November 2011

Writing Tips (Tips Menulis)

(I wrote in English just for practice, so sorry if you find so many mistakes in my words :P)

So many things happened for about this eight months. . Hahaha, long time no see, my blog. . Hmm. . Ok, I have some plans that start from now, I'll learn back to write.. However, I've ever felt the happiness of writing in the senior high. . And than, last week I participated in a journalistic training. I've got so many things there.



How will we start to write (generally) :
1.  Experiences = writing idea
2. Idea = the principal of writing
3. Peoples who have idea -> worried/anxious people = have potential to be writer

To organize the idea:
1. Reading as much as possible
2. Discuss oftenly
3. Gathering with a kind of writers community
4. Observe the writing in the mass media etc.


Flowing: 
Anxious/ Get the topic that we interested/ Own experiences/ Know why do we interest??

How to start writing?
1. Hand-write our favorite writing
2. By diaries
3. Free write, 2 - 3 pages of A4 2 spaces
4. Write in the reader column of news paper
5. Write the book excerpts
6. Talkin in 7 minutes, record, hear, write in transcript

Don't worry to write over your education,
Taufik Ismail > From the faculty of medicine > writing poem and literature, so do another

REMEMBER: Writing without purposes and motivation makes we get bored fast and failed to write
                       Train yourself to write everything, 1 page for minimal, but write until FINISH


One thing that we have to realize: LET THE IDEA'S GONE WITHOUT WRITING IT = CRIME

Senin, 14 Maret 2011

lYRIC OF HEART

Ernest – Because I`m Weary
maeumeul dudeurineun kkumiraneun meon hutnarui iyagideul
du soneul ppeodeobwado daheul su eomneun eoryeomputan punggyeongdeul

Because Im weary, Cause Im weary.
Because Im weary, Cause Im weary.

sumi makhil deut naedallyeoganeun i sesang sogeseo
hollo gwireul makgo eorin sijeorui noraereul bureunda.
kkeutdo sijakdo eobsi jaranan gieogui supeseo
irijeori hemaeda meonguljin gaseumeul dallaenda.

Because Im weary, Cause Im weary.
himgyeoun oneul haru yunanhido tteollyeooneun simjangsori
eolgureun jjinggeuryeodo jiul su eomneun seomeokhan dugeungeorim

Because I love you, Cause I love you.
sirin baramgyeori otgiseul tturko gaseume daheumyeon
chama itji motan geu ttae ildeuri nun apeul garinda.
eoriseogeun banghwanggwa gonoeui pyeonghaengseon wieseo
jageun ttambangureul dakkanaerimyeo sumeul goreunda.

Because I love you, Cause I love you.
sumi meojeul deut naedallyeoganeun i sesang sogeseo
hollo gwireul makgo eorin sijeorui noraereul bureunda.
kkeutdo sijakdo eobsi jaranan gieogui supeseo
irijeori hemaeda meonguljin gaseumeul dallaenda.

Because Im weary, Cause Im weary.
Because Im weary, Cause Im weary.

TRANSLATION:
The old and aged story called “dream” now knocks on my heart..
The familiar scenery that’s too far away to be touched
because I`m weary cause I`m weary
because I`m weary cause I`m weary

Among the clingy world that’s walled out
I plug my ears and sing the song from my childhood

Within the memory of forest that has no start or end
Then I soothe my bruised heart from wandering in the forest
because I`m weary cause I`m weary

Today, another hard day…
The unexpected sound of thumping heart
The thump that can’t be forgotten even if I frown my face
Because I love you, cause I love you
Because I love you, cause I love you

Once the cold wind touches the heart
The unforgettable events covers my eyes
Naïve heart, the night full of trouble and on top of the lines
I’m gasping for breath as I wipe the sweat
Because I love you, cause I love you

Among the clingy world that’s walled out
I plug my ears and sing the song from my childhood

Within the memory of forest that has no start or end
Then I soothe my bruised heart from wandering in the forest
because I`m weary cause I`m weary
because I`m weary cause I`m weary

lYRIC OF HEART

Secret - Friends
nan neoreul saranghae neo ege gamsahae
neoppunya sojunghae that is friend

* oh I love you my friend
nunbitman seuchyeodo ara
himdeulgo jichyeodo hangsang gyeote itneun nae chingu
dalpinkberryeoreom hangyeolgateun byeolpinkberryeoreom byeonhajido anneun
nae chinguya (you’re my friend)
himdeureodo urin hangsang hamkke haja

hamkke bonaen hakchangsijeol ttaeron ssa ugo jichyeodo
urin pengwa gongchakcheoreom bin gongganeul chaewotgo
cheoreopdeon naldeureun chueoki doegetji eojecheoreom
neoneun naui beot ttoneun chinguran ireumeuro
hamkke kidarin bus soneul naemireobwasseo
ujeongiraneun seonmullo urin seoro trust
byeonchimalji chinguya hanappunin nae chinguya
eokkaedongmu haejugetni saranghae nae chinguya

# himdeulttaen naege kidae apeulttaen naege kidae
neoui nunmureul naega kkok dakkajulke
eonjedeun dallyeogalke neo ege yaksokalge
kkok japeun du son jeoldae nojima

Repeat *
nan neoreul saranghae neo ege gamsahae
neoppunya sojunghae that is friend

sigani jinado urineun seoro jinachiji malja
apeurodo nunbitman bwado museum saenggakha neunji ara (neoui ma eumsok)
doremipa sollasido cheoreom dareun saekeuro mandeureojin uri hwa eum
undongjang gati ttwideut gati ttwi eogaja
du soneul kkok japja keu eotteon iri isseodo
jaldae yeongwonhi noji malja
urin deoro chingureul wihan chinguga doeja

Repeat #
Oh I love you thank you
pyeongsaengeul hamkkehal saram
Oh I love you thank you
hangsang neoui himi doejulkke
sarangboda gipeun sarang gyeolko mureuji aneun uridul
nae chinguya (you’re my friend)
yeongwontorok urin hangsang hamkke haja

nan neoreul saranghae neo ege gamsahae
nan neoreul saranghae neo ege

TRANSLATION:
I love you
I’m thankful for you
Its only you I value, that is friend

Oh I love you my friend
I even know you by your eyes
Even if its hard and tiresome, you’re always next to me, my friend
You’re constant like the moonlight, You’re unchanging like the starlight
My friend
Even if it’s hard, let’s always be together

The time we spent together in school, sometimes we were tired and we fought
We like like a pen and a notebook, full of empty space
the boundless days will become memories like yesterday
You are my friend by name
Together waiting for the bus, I saw you stick out your hand
The gift of friendship, we had each others trust
Let’s not change, friend
Only you, my friend
Will you put your arms around me?
I love you my friend

When it’s difficult, lean against me
When it’s painful, lean against me
I’ll definitely wipe your tears
I come whenever
I’ll promise you
Never let go of the two hands you’re holding tightly

Oh I love you my friend
I even know you by your eyes
Even if its hard and tiresome, you’re always next to me, my friend
You’re constant like the moonlight, You’re unchanging like the starlight
My friend
Even if it’s hard, let’s always be together

I love you
I’m thankful for you
Its only you I value, that is friend

Even if time passes, let’s not pass by each other
From now on, let’s know each other’s though by seeing each others eyes (In your heart)
Our harmony that has another color like Do Re Mi Fa So La Si Do
Let’s run together in a gym track
Let’s hold hands, no matter what happens
Let’s never get go
Let’s be friends that depend on each other

When it’s difficult, lean against me
When it’s painful, lean against me
I’ll definitely wipe your tears
I come whenever
I’ll promise you
Never let go of the two hands you’re holding tightly

Oh I love you thank you
The person I’ll be with for the rest of my life
Oh I love you thank you
I’ll always become your strength
Us two we become hard in this love deeper than love
My friend
Let’s be together always to forever

I love you
I’m thankful for you
I love you
To you…

Sabtu, 12 Maret 2011

lYRIC OF HEART

ONLY HUMAN (1 LITRE OF TEARS OST)

Kanashimi no mukou kishi ni
Hohoemi ga aru toiu yo

Kanashimi no mukou kishi ni
Hohoemi ga aru to iu yo
Tadori tsuku sono saki ni wa
Nani ga bokura wo matteru?

Nigeru tame ja naku yume ou tame ni
Tabi ni deta hazusa tooi natsu no ano hi

Ashita sae mieta nara tame iki mo nai kedo
Nagare ni sakarau fune no you ni
Ima wa mae he susume

Kurushimi no tsukita basho ni
Shiawase ga matsu toiu yo
Boku wa mada sagashite iru
Kisetsu hazure no himawari

Kobushi nigirishime asahi wo mateba
Akai tsume ato ni namida kirari ochiru

Kodoku ni mo nareta nara
Tsuki akari tayori ni
Hane naki tsubasa de tobi tatou
Motto mae he susume

Amagumo ga kireta nara
Nureta michi kagayaku
Yami dake ga oshiete kureru
Tsuyoi tsuyoi hikari
Tsuyoku mae he susume

TRANSLATION

It's said that there is a smile
On the opposite side of sadness

It's said that there is a smile
On the opposite side of sadness
Up ahead from where I'm going to arrive at
Just what is it that's waiting for me?

I should have set off, not to run away
But to chase my dreams, back on that far off summer day

If I could have even seen what tomorrow would be like, I wouldn't have been able to breathe
So now I move forward
In order to go against the current, like a boat

It's said that happiness waits
In places that have been consumed by sadness
I'm still searching for
A sunflower at the end of the season

If I clench my fists, and wait for the morning sun to come
After my finger nails became bloody, my tears would fall

If I've grown used to being lonely
By the moonlight
I'll fly away with my featherless wings
I'll move futhur on ahead

If a rain cloud bursts
Then the wet road will sparkle
That's what the darkness tells me
The strong, strong light
I'll move forward, and be strong 

Jumat, 11 Maret 2011

First Time

Hmm... Ini postingan pertama maya!! Hehehe,,,
Dimulai dari seorang chingu yang membuat blog, eeeeh yang lain ketularan... Kemudian... mereka mendesak maya juga untuk ikutan bikin... Hadeeeh...

Kayaknya asik juga ya di sini, jadi 2nd diary yang semi non-privacy,hehehe..

Well, well, well...


Lagi sibuk ma 6 laporan nih minggu ini..

Anyeong... anyeong... ^^